Ekowisata Mangrove Wonorejo, Surabaya, mengibarkan bendera merah putih di tengah viralnya media sosial membicarakan fenomena bendera one piece atau menolak mengibarkan bendera ,merah putih menjelang hari kemerdekaan HUT RI ke-80.
Kawasan wisata alam di Surabaya Timur ini telah berubah menjadi dominasi merah putih, dengan ratusan bendera berkibar menyambut Hari Proklamasi Indonesia..
Joko Suwondo, pengelola wisata mangrove Wonorejo, dengan tegas menyatakan: “Di sini tak ada tempat untuk bendera anime, yang ada hanya bendera pusaka kita.” pekiknya.
Sepanjang jalur utama menuju dermaga wisata, bendera merah putih terpasang rapi. Tidak hanya di jalan, seluruh perahu wisata yang biasa membawa pengunjung menikmati keindahan mangrove juga telah dipasangi bendera berukuran sedang.
“Ini bentuk penghormatan sekaligus edukasi bagi pengunjung,” ujarnya.
Sementara itu, di berbagai platform media sosial, bendera hitam bergambar Jolly Roger dari anime One Piece ramai dibagikan. Fenomena unik ini muncul tepat di minggu-minggu jelang Agustus.
Meski banyak yang menganggapnya sebagai ekspresi kecintaan pada budaya pop, Joko Suwondo menekankan pentingnya memprioritaskan simbol kebangsaan di momen istimewa ini.
“Bendera merah putih harus berkibar disini, apalagi ini menjelang hari kemerdekaan negara kita,” tukasnya.
Tim Ekowisata Mangrove Wonorejo telah bekerja keras sejak awal Agustus. Selain pemasangan bendera, mereka juga menyiapkan berbagai kegiatan positif dalam rangka HUT RI Ke-80.
“Kami ingin menunjukkan bahwa merayakan kemerdekaan bisa dilakukan dengan cara yang bermakna tanpa harus mengikuti tren yang belum tentu tepat,” tambah Suwondo.
Ekowisata Mangrove Wonorejo membuktikan bahwa semangat nasionalisme bisa diwujudkan dalam bentuk nyata. Di tengah derasnya arus budaya pop global, mereka memilih menjadi contoh bagaimana menghormati simbol negara, dengan cara yang sederhana namun penuh makna.
“Merah putih harus tetap menjadi primadona di negeri sendiri,” tekat Joko Suwondo






